JALUR NEWS, Anambas – Peringatan satu tahun kepemimpinan Aneng bersama Raja Bayu Febri Gunadian disejalankan dengan kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di pelataran Masjid Agung Baitul Makmur, Jumat, 27 Februari 2026. Momentum ini memperlihatkan kolaborasi kuat antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas dan sektor swasta dalam memperluas jangkauan bantuan sosial dan keagamaan bagi masyarakat di seluruh kecamatan.
Kegiatan yang digelar pemerintah daerah tersebut merujuk pada komitmen pelaksanaan fungsi pelayanan publik dan pembinaan keagamaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Safari Ramadan menjadi bagian dari program pembinaan umat sekaligus penguatan solidaritas sosial selama bulan suci.
Berbagai bantuan disalurkan dalam rangkaian kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menyerahkan insentif kepada guru ngaji, imam masjid, marbot, pengurus mushola, serta petugas keagamaan lainnya se Kabupaten Kepulauan Anambas. Penyaluran zakat asnaf fakir juga dilakukan kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh kecamatan.
Selain itu, bantuan sembako sebanyak 10 paket untuk setiap desa dengan total 540 paket turut disalurkan. Dukungan perbankan daerah juga terlihat melalui bantuan operasional masjid dan surau dari Bank Riau Kepri Syariah Cabang Anambas Tarempa yang diserahkan secara simbolis kepada Bupati Kepulauan Anambas untuk kemudian didistribusikan kembali selama rangkaian Safari Ramadan.
Sinergi semakin kuat dengan keterlibatan Medco Energi yang menyerahkan 2.000 paket bantuan untuk dibagikan kepada masyarakat di berbagai kecamatan. Kolaborasi ini memperluas jangkauan manfaat hingga ke wilayah kepulauan yang tersebar.


Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Antar Pulau
Dalam sambutannya, Bupati Kepulauan Anambas Aneng yang didampingi Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menegaskan tahun pertama kepemimpinan menjadi fase penting dalam meletakkan fondasi pembangunan daerah kepulauan.
“Tahun pertama kepemimpinan ini menunjukkan kepada kita bahwa membangun daerah kepulauan membutuhkan ketekunan, kesabaran, dan konsistensi. Tantangan geografis serta dinamika kebijakan nasional tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak,” ujar Aneng.
Ia menambahkan pemerintah daerah akan tetap fokus pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. “Ke depan, fokus pembangunan tetap diarahkan pada percepatan pemerataan pembangunan antar pulau, menjamin kualitas pelayanan dasar bagi seluruh masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan dan pariwisata, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas,” tegasnya.
Momentum satu tahun kepemimpinan tersebut mempertegas arah kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam memperkuat pelayanan sosial dan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas.



