JALUR NEWS, Anambas – Turnamen Piala Leo Unnoky resmi dibuka di Lapangan Sepak Bola Sulaiman Abdullah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Minggu, 29 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan 38 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Anambas dan menjadi ruang baru bagi geliat olahraga sekaligus penggerak ekonomi lokal.
Pembukaan diawali dengan penampilan drumband dan tarian tradisional, kemudian dilanjutkan pertandingan perdana antara Seaman FC melawan Pesisir Timur A. Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat sejak awal kegiatan yang berlangsung di pusat ibu kota kabupaten tersebut.
Turnamen ini mengacu pada semangat pembinaan olahraga daerah sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menekankan peran kegiatan olahraga dalam pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.


UMKM Jadi Fokus Utama Turnamen
Ketua pelaksana, Rico Andriansyah, S.E., menegaskan bahwa turnamen ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk dukungan konkret bagi pelaku usaha kecil. Ia menyebut kegiatan ini didedikasikan khusus untuk pedagang kaki lima dan UMKM yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah.
“Kami mengadakan turnamen ini untuk mendedikasikan kepada para pedagang kaki lima, khususnya pelaku UMKM. Mereka ini adalah salah satu penopang perekonomian daerah,” ujar Rico dalam sambutannya.
Ia juga menjelaskan bahwa konsep turnamen bersifat terbuka, tidak berbasis desa, sehingga memberi peluang kolaborasi antar pemain dari berbagai wilayah. Selain itu, ajang ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk merasakan atmosfer pertandingan di ibu kota kabupaten.
Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Kepulauan Anambas melalui Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan Rakyat, dan Pengembangan SDM, Akmaruzzaman, S.Ag., M.Pd., menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan ini mampu memberikan dampak ganda, baik dalam mempererat persaudaraan maupun menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Setidak-tidaknya dengan adanya kegiatan seperti ini bukan hanya menimbulkan persaudaraan, tapi juga bisa menumbuhkan ekonomi,” kata Akmaruzzaman saat membuka kegiatan secara resmi.
Turnamen Piala Leo Unnoky menjadi salah satu contoh pendekatan kolaboratif antara olahraga dan ekonomi kerakyatan. Kehadiran pedagang di sekitar lokasi pertandingan memberi peluang peningkatan pendapatan selama kegiatan berlangsung.
Dengan jumlah peserta yang besar dan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal di Kabupaten Kepulauan Anambas.



