JALURNEWS.COM, Batam – Dalam rangka Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) menjelang puasa dan Hari…
KEPRI
-
-
-
-
-
BATAMKEPRINASIONAL
Warga Pulau Terong Mengadu ke FKMTI, Tak Kunjung Dapat Sertifikat dari BPN
Editor: adminEditor: adminJALURNEWS.COM, Batam – Salah satu warga Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang yang tinggal di Batam, Jaya Ludin, mengadukan persoalan Kampung Tua Pulau Terong dan Pulau Geranting ke Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI) Kepri, Rabu (7/4/2021).
Kepada Penasehat FKMTI Pusat, Yanes Yosua Frans yang saat itu menjadi narasumber pada konferensi pers bertemakan “Indonesia Darurat Agraria Mafia Tanah Harus Ditangkap Siapapun itu”, di lantai 2 Hotel 89 Nagoya, Batam, Kepri, Jaya Ludin mengatakan bahwa sampai saat ini warga masyarakat Pulau Terong meski sudah berstatus Kampung tua, belum mendapatkan sertifikat dari Badan Pertanahan (ATR/BPN) Kota Batam dikarenakan ada pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan di Pulau tersebut.
-
-
-
JALURNEWS.COM, Batam – Penasehat Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI) pusat, Yanes Yosua Frans yang juga relawan “We Love Jokowi” mengatakan, bahwa saat ini Indonesia sedang berada dalam darurat Agraria. Hal itu dikatakannya saat melakukan konferensi pers di lantai 2 Hotel 89, Nagoya, Batam, Kepri, Rabu (7/4/20121) siang.
Menurutnya, adapun tanah yang saat ini dikuasi masyarakat indonesia hanya di kisaran 7 persen saja, sedangkan sisanya dikuasai oleh para mafia tanah. Dan untuk menyelamatkan bangsa ini dari darurat agraria, ia meminta agar para aparat penegak hukum menangkapi semua mafia tanah di indonesia siapapun dia sebagaimana yang sudah diintruksikan oleh presiden.
“Sesuai intruksi tegas dari Presiden republik Indonesia bapak Joko Widodo, mafia tanah di indonesia harus ditangkap siapapun itu!,” kata Yanes Yosua.
-
-
BINTANKEPRINASIONAL
Ansar Ahmad: Ekonomi Bintan Harus Kuat dan Leading di Angka Pertumbuhan
Editor: adminEditor: adminMIMBARPUBLIK.COM, Bintan – Bupati Bintan H. Apri Sujadi SSos menaruh harapan besar pada Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad SE MM, agar ikut mendorong terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan. Sektor perekonomian Bintan saat ini yang terkontraksi sampai minus 4,28 persen diharapkan terdongkrak ke arah positif dengan dorongan dan dukungan yang kuat dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.
Demikian dikatakan Bupati Bintan Apri Sujadi ketika membuka
Musrenbang Kabupaten Bintan yang digelar di aula Kantor Bupati, Rabu malam (7/4/2021).

