JALUR NEWS, Anambas – Pemerintah Desa Tarempa Selatan menyalurkan santunan kepada warga kategori disabilitas, lansia, dan yatim piatu dalam kegiatan yang digelar di Surau Al-Mustaqim, Dusun 1 RT 001 RW 001, Desa Tarempa Selatan, pada Selasa, 10 Maret 2026. Acara dimulai pukul 16.50 WIB dan dihadiri Kepala Desa Tarempa Selatan Surianto, Sekretaris Desa, serta seluruh staf Kantor Desa Tarempa Selatan.
Kegiatan santunan ini bersumber dari Anggaran Desa Tarempa Selatan yang dialokasikan untuk membantu warga yang membutuhkan perhatian khusus. Pemerintah desa menyalurkan bantuan kepada delapan penyandang disabilitas, empat belas lansia, serta dua belas anak yatim piatu yang berdomisili di wilayah desa tersebut.
Besaran santunan yang diberikan berbeda sesuai kategori penerima. Penyandang disabilitas menerima bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Lansia menerima Rp350 ribu per orang. Anak yatim piatu menerima santunan Rp400 ribu per orang.
Selain itu, pemerintah desa juga menyalurkan insentif bagi imam dan marbot masjid serta surau. Imam masjid menerima Rp150 ribu per bulan, marbot masjid Rp200 ribu per bulan, imam surau Rp100 ribu per bulan, dan marbot surau Rp150 ribu per bulan. Insentif tersebut disalurkan setiap tiga bulan sekali.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tarempa Selatan Surianto menyampaikan bahwa santunan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah desa kepada warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah di tahun 2026 ini seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Desa Tarempa Selatan masih bisa memberikan sedikit sentuhan kepada lansia, warga disabilitas, dan anak-anak yatim piatu,” kata Surianto.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah desa terus berupaya mendata kondisi warganya secara menyeluruh agar bantuan dapat tepat sasaran. Berdasarkan data desa, jumlah penyandang disabilitas di Desa Tarempa Selatan mencapai 22 orang yang tersebar di beberapa dusun.


Kegiatan Dilanjutkan Ceramah dan Buka Puasa Bersama
Setelah penyerahan santunan, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustad Ridwan. Suasana kebersamaan juga terasa ketika seluruh peserta kegiatan melaksanakan buka puasa bersama di Surau Al-Mustaqim.
Surianto turut menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan pengurus Surau Al-Mustaqim yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan serta mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Surianto menyampaikan pantun kepada para hadirin.
“Limau manis limau kasturi
Limau diletak di atas nampan
Surau kita ini barulah pertama sekali
Kegiatannya meriah macam masjid yang sudah mapan.”
Kegiatan santunan dan kebersamaan ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga serta memastikan kelompok rentan tetap mendapat perhatian dari pemerintah desa.



