JALURNEWS.COM, Kuala Lumpur – Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) meminta masyarakat mewaspadai aplikasi pencarian teman Sugarbook yang baru-baru ini mengklaim bahwa semakin banyak wanita Malaysia, terutama mahasiswa, menawarkan diri mereka sebagai “sugar baby” di situs aplikasi ini.
MCM dalam pernyataannya di Kuala Lumpur, mengatakan aplikasi internet membuka pintu ke komunikasi yang lebih luas dan lebih terbuka termasuk aktivitas tidak bermoral seperti mengorganisir pesta liar, hubungan terlarang, dan aktivitas ilegal seperti menyediakan layanan prostitusi online.
Kasus-kasus seperti itu sedang diselidiki oleh Kepolisian Pemerintah Malaysia (PDRM) berdasarkan KUHP.

