JALURNEWS.COM, BENGKALIS – Polsek Bengkalis melaksanakan kegiatan pemantauan serta perawatan tanaman jagung pipil di lahan BUMDes Dara Sembilan, Jalan Sepakat Dusun IV RT 01 RW 07 Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis. Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional dan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Jum’at 19 Mei 2026 sore.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi didampingi Bhabinkamtibmas Desa Senggoro Aipda Hamdani bersama pengelola Kelompok Tani BUMDes Dara Sembilan, Farwan.
Dalam kegiatan itu, personel melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung pipil yang saat ini telah berusia sekitar 10 minggu atau 80 hari dengan jumlah mencapai kurang lebih 2.000 batang di atas lahan seluas ±0,5 hektare.
Selain pengecekan, dilakukan pula sejumlah perawatan tanaman seperti pengairan lahan, penjarangan tanaman, penyiangan gulma, pembumbunan, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit guna memastikan pertumbuhan jagung berjalan optimal dan menghasilkan produktivitas maksimal saat panen nanti.
Tanaman jagung pipil tersebut dikelola oleh Kelompok Tani BUMDes Dara Sembilan dengan memanfaatkan sumber pengairan dari sumur dan tali air. Diperkirakan, tanaman jagung itu akan memasuki masa panen pada Juni 2026 mendatang.
Ps. Kapolsek Bengkalis Iptu Hendro Wahyudi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang terus digencarkan pemerintah.
“Polri melalui Polsek Bengkalis terus mendorong kelompok tani dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan produktif melalui penanaman jagung pipil. Ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional agar kebutuhan pangan dapat dipenuhi secara mandiri tanpa bergantung pada impor,” ucap Iptu Hendro Wahyudi, Jumat 15 Mei 2026.
Ia juga menyebutkan bahwa jagung pipil memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat sehingga dinilai mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Melalui kegiatan ini diharapkan produktivitas pertanian meningkat, pendapatan petani bertambah, serta kebutuhan pangan dan pakan ternak dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” tuturnya(rls)



