Polsek Singkep Barat Tangkap 2 Orang Pencuri Gudang Di Desa Kuala Raya
JALURNEWS.COM, Lingga -Polsek Singkep Barat gelar Konfrensi Pers Pengungkapan Kasus Pencurian gudang milik korban…
CEO Hopeland Mengikuti Konferensi ICOSTELM Di Malaysia
JALURNEWS.COM, MALAYSIA- CEO Hopeland Camp Hendrata Yudha Ph.D dan Komisaris Umi Khulsum Ph.D, mengikuti…
Kepri PPKM Level 1, Berikut Aturan Terbaru Perjalanan Antar Pulau di Pelabuhan...
JALURNEWS.COM, BATAM – Syarat perjalanan antar pulau dalam wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dilonggarkan menyusul…
Pemkab Bengkalis Kembali Raih Penghargaan Dari Pemerintah Pusat
JALURNEWS.COM, BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Pusat. Kali ini,…
Manis Kepri Desak Mabes Polri segera Tangkap Pemilik Akun FB Condrat Sinaga
KEPRIBETTER.COM, BATAM – Warga Suku Nias dari 5 kabupaten kota yang terhimpun di Masyarakat…
Bulan Suci Ramadhan Pj Bupati Qudrotul Ikhwan Ajak Tingkatkan Amal Ibadah
JALURNEWS.COM, Tulang Bawang-Penjabat Bupati Tulang Bawang Qudrotul Ikhwan tegas mengajak masyarakat Tulang Bawang untuk…
Bupati Bengkalis Sambut Kedatangan KASAD Dudung di Kecamatan Bathin Solapan
JALURNEWS.COM, BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Kepala…
Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama Libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah
JALURNEWS.COM, Jakarta – Staf Khusus Menteri Perhubungan dan Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati menegaskan pengetatan syarat perjalanan saat libur Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk antisipasi lonjakan kasus COVID-19.
Dengan adanya Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021, Adita dalam Konferensi Pers soal Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama Libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah secara daring diakses di Jakarta, Sabtu17/7/2021 malam, mengatakan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga sudah menurunkannya dalam bentuk Surat Edaran Kementerian Perhubungan (SE Kemenhub) untuk semua moda transportasi.
“Dan sebenarnya efeknya cukup signifikan menurunkan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi umum. Saya bisa sampaikan datanya bahwa untuk transportasi angkutan udara ya bahkan turunnya sampai 70 persen dibandingkan sebelum pemberlakuan Surat Edaran (Satgas COVID-19) Nomor 14 (Tahun 2021),” katanya.
Ponsel Jadul Tak Bisa Lagi Gunakan WhatsApp di Tahun 2021
JALURNEWS.COM, Jakarta – Ponsel lawas berbasis android maupun iOs terancam tidak bisa lagi menggunakan aplikasi WhatsApp messenger per 2021.
WhatsApp selalu meminta penggunanya untuk memperbarui perangkatnya dengan sistem operasi terbaru agar bisa menikmati pengalaman terbaik. Baru-baru ini mereka memperbarui FAQ di situs resminya tentang sistem operasi apa saja yang akan mendapat dukungan di tahun 2021.
WhatsApp hanya bisa digunakan di ponsel dengan sistem operasi Android 4.0.3 atau yang terbaru. Sedangkan untuk iPhone hanya perangkat yang menjalankan iOS 9 atau yang terbaru yang bisa menikmati WhatsApp, Dikutip dari Livemint, Minggu (20/2/2020).
PGRI Dukung Penuh Rencana Belajar Tatap Muka Awal Tahun 2021
JALURNEWS.COM, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof. Unifah…
Masyarakat Desa Portibi Lama Tuntut Pemda Segera Tutup PT Maharkata
JALURNEWS.COM, Karo – Masyarakat Desa Portibi Lama kecamatan Merek Kabupaten Tanah Karo gelar aksi…
DPRD Gelar Paripurna PAW, Gabriel Gantikan Cak Nur
JALURNEWS.COM, Batam – DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna pengucapan sumpah janji pergantian antarwaktu (PAW)…
Ikut Bimtek Program Asosiasi Apkasi, Bupati Alfedri Jemput Dana Hibah 2023
JALURNEWS.COM, Siak_Bupati Siak Alfedri menghadiri sosialisasi bertema membangun kemitraan pemerintah Daerah dan Kampus melalui…
BPS Bengkalis Gelar FGD Standar Pelayanan Statistik Terpadu, Air Putih Dicanangkan jadi...
JALURNEWS.COM, BENGKALIS – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bengkalis, menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion…
Republik Demokratik Kongo Melaporkan Dua Kasus Ebola
JALURNEWS.COM, Kinshasa – Republik Demokratik Kongo melaporkan dua lagi kasus Ebola, termasuk satu kasus yang berada jauh dari pusat wabah, demikian Menteri Kesehatan Eugene Nzanzu Salita pada Kamis (18/2/2021).
Kedua kasus ditemukan di Katwa dan Manguredjipa, yang berlokasi sekitar 150 km bagian barat Kota Butembo, di mana semua kasus sebelumnya dikelompokkan.
Satu kasus merupakan kontak yang terlacak dari pasien lain, namun penyelidikan masih berlangsung untuk kasus kedua guna mengetahui kemungkinan bagaimana kasus tersebut dapat terinfeksi, terang Salita.

