Vaksin Sinovac menjadi Vaksin Kedua dari China yang Disetujui WHO
JALURNEWS.COM, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada Selasa 1/6/2021 bahwa mereka telah menyetujui vaksin COVID-19 yang dibuat oleh pembuat obat Sinovac Biotech untuk daftar penggunaan darurat, membuka jalan bagi vaksin China kedua untuk digunakan di negara-negara miskin.
Daftar darurat WHO adalah sinyal bagi regulator nasional tentang keamanan dan kemanjuran suatu produk. Daftar tersebut juga akan memungkinkan suntikan dimasukkan dalam COVAX, program global untuk menyediakan vaksin terutama untuk negara-negara miskin, yang menghadapi masalah pasokan utama karena penangguhan ekspor India.
Panel ahli independen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka merekomendasikan vaksin Sinovac untuk orang dewasa di atas 18 tahun, dengan dosis kedua 2-4 minggu kemudian. Tidak ada batasan usia atas karena data menyarankan kemungkinan memiliki efek perlindungan pada orang tua.
Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 2.139 Gram Sabu
JALURNEWS.COM, Batam – Sebanyak 2.139,65 gram Narkotika jenis sabu dimusnahkan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri,…
TNI AL Dabo Singkep Serbu Vaksinasi Maritim Terhadap Warga Terpencil di Desa...
JALURNEWS.COM, Dabo Singkep – TNI AL Dabo Singkep bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kab.…
19 Grup Adu Ketangkasan Lomba Gasing di Pedekik Dalam Meriahkan Hari Jadi...
JALURNEWS.COM, BENGKALIS– Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menggelar Lomba Permainan Anak Negeri dalam rangka menyemarakkan…
Gunakan Dana Desa Anggaran 2021, Kades Wiralaga Bangun Dua Jembatan Menuju Objek...
JALURNEWS.COM, Mesuji, Lampung – Melalui dana desa(DD) tahun anggaran 2021, Kepala Desa Wiralaga 1…
Tidak Terapkan Prokes, 13 pelaku Usaha Dapat Surat Teguran
JALURNEWS.COM, Batam – Tim monitoring Satgas Covid-19 Kota Batam terus menegakan disiplin penerapan protokol…
Bintan Kembali Raih Predikat Kepatuhan Tinggi Terhadap Pelayanan Publik
JALURNEWS.COM, Bintan – Ombudsman RI kembali melalukan penilaian kepatuhan standar pelayanan publik untuk tahun…
Kapal KLM Firman Jaya Tujuan Batu Pahat Tenggelam
JALURNEWS.COM, KARIMUN – Diduga terkena badai, Kapal KLM Firman Jaya bermuatan 180 Kelapa bersama…
Rapat Kerja Pertama 2023, Edy Rahmayadi Minta OPD Kebut Target RPJMD
JALURNEWS.COM, MEDAN- Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memimpin rapat kerja pertama di tahun…
AKP (Purn) Rasmen Simamora SH MH Terpilih sebagai Ketua Umum PSDB Kota...
JALURNEWS.COM, BATAM – Purnawirawan Pol AKP Rasmen Simamora putra Dolok Sanggul asli yang lahir…
Partisipasi MCMI PC Bintan Pasca Banjir Nusa Tenggara Timur NTT
JALURNEWS.COM, Bintan – Bentuk keperdulian segenap Organisasi, LSM, OKP dan Aliansi Kecamatan Bintan Utara…
Sekretaris Daerah Agus Sanusi Ikuti Rapat Secara Virtual 2023
Jalurnews.com Tanjab barat- Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, M. Si, mengikuti Rapat Koordinasi…
TNI AL Ranai Bantu Vaksinasi untuk Pelajar Guna Terhindar dari COVID-19
JALURNEWS.COM, NATUNA – Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai (Lanal Ranai) bekerja sama dengan Puskesmas…
Tidak Bayar Gaji Selama 6 Bulan, Manajemen Air Asia di Indonesia Digugat...
JALURNEWS.COM, Jakarta – Manajemen Maskapai Air Asia Indonesia digugat oleh 14 karyawan tetapnya. Gugatan…
Ibadah Haji Tahun 2021 Wajib Vaksin Covid-19
JALURNEWS.COM, London – Kementerian Kesehatan Arab Saudi memutuskan bahwa hanya jemaah yang sudah divaksin COVID-19 saja yang diizinkan mengikuti haji tahun ini, demikian seperti dilansir surat kabar Okaz pada Senin 1/3/2021.
“Vaksin COVID-19 wajib bagi mereka yang hendak menjalani ibadah haji sekaligus akan menjadi syarat utama (untuk mengantongi izin masuk),” bunyi laporan tersebut, mengutip surat edaran yang ditandatangani menteri kesehatan.
Arab Saudi memperkuat reputasi perwaliannya atas situs paling suci umat Islam di Mekah dan Madinah serta penyelenggaraan haji yang damai, yang di masa lalu tercoreng oleh sejumlah kejadian mengerikan.

