JALUR NEWS, Anambas – Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, resmi menutup Turnamen Sepak Bola Piala Leo Unnoky 2026 pada Sabtu sore, 18 April 2026, di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tarempa. Dalam penutupan tersebut, Sahtiar menekankan pentingnya sportivitas dan kedewasaan baik bagi pemain maupun penonton selama berlangsungnya pertandingan.
Kegiatan yang digelar selama 20 hari ini melibatkan 38 tim dan berlangsung aman serta kondusif. Penyelenggaraan turnamen mengacu pada prinsip pembinaan olahraga masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menekankan nilai sportivitas, persatuan, dan pengembangan potensi atlet daerah.
Dalam sambutannya, Sahtiar mengapresiasi panitia serta seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Ia mengingatkan bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan hal biasa dalam kompetisi sehingga tidak boleh menjadi alasan munculnya tindakan di luar nilai olahraga.
“Teman-teman yang bertanding hari ini sudah biasa menang dan kalah. Jadi tidak ada alasan untuk melakukan hal-hal di luar urusan pertandingan. Begitu juga penonton, mari beri dukungan dengan baik tanpa memprovokasi,” ujar Sahtiar.


Tekankan Kepercayaan kepada Wasit
Sahtiar juga meminta seluruh tim dan penonton memberikan kepercayaan penuh kepada perangkat pertandingan. Ia menegaskan bahwa wasit dan hakim garis yang bertugas telah memiliki lisensi tingkat provinsi hingga nasional.
“Percayakan sepenuhnya kepada wasit. Jangan menuntut wasit sempurna dan jangan sedikit-sedikit protes untuk hal yang tidak penting,” tegasnya.
Ketua Panitia Penyelenggara, Rico Ardiansyah, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran turnamen sejak hari pertama hingga penutupan. Ia menegaskan bahwa komitmen menjaga kondusivitas telah menjadi perhatian utama panitia.
“Dari awal sampai detik ini sudah saya tekankan, jangan kotori niat kami mengadakan acara ini. Alhamdulillah selama ini tidak ada yang berkelahi. Kami ucapkan terima kasih kepada aparat keamanan, kepolisian, dinas terkait, tim medis, serta para pengusaha yang telah mendukung penuh kegiatan ini,” ungkap Rico.
Suasana penutupan berlangsung hangat ketika Sahtiar sempat melontarkan candaan kepada para pemain dan wasit agar tidak berdiri terlalu kaku di lapangan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik agar terhindar dari cedera saat pertandingan berlangsung. Candaan tersebut disambut tawa oleh para peserta dan penonton yang hadir.
Turnamen ini juga menjadi ajang kompetisi bergengsi dengan total hadiah pembinaan sebesar Rp 60 juta. GENTING FC keluar sebagai juara pertama, disusul BCL FC di posisi kedua, MENTALAK FC di posisi ketiga, dan MEKAR INDAH di posisi keempat. Penyelenggaraan yang sukses ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan dan penguatan sportivitas olahraga di Kabupaten Kepulauan Anambas. (Ls)



