JALURNEWS.COM, Shanghai – Media sosial China terkemuka, WeChat, Douyin, Sina Weibo dan Kuaishou, mengatakan pada Sabtu mereka akan mulai membersihkan platform mereka dari akun “media abal-abal” yang menyiarkan informasi keuangan secara ilegal, media milik pemerintah Global Times melaporkan.
Langkah tersebut diambil setelah Badan Ruang Siber China (CAC) mengumumkan akan menyelidiki akun-akun yang kerap menyiarkan berita keuangan secara ilegal, memutarbalikkan interpretasi kebijakan ekonomi, menjelek-jelekkan pasar keuangan, menyebarkan rumor, dan mengganggu komunikasi jaringan.
WeChat mengatakan pada Sabtu bahwa mulai hari ini hingga 26 Oktober pihaknya akan menginvestigasi dan menutup akun media abal-abal yang “menjelek-jelekkan pasar keuangan” serta “memeras dan menyebarkan rumor”.

