Dispusipda dan PKK Teken Kerja Sama Perluas Akses Pengetahuan ke Pelosok Kepulauan Anambas

Editor: Latif Sabrian

JALUR NEWS, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat langkah strategis untuk mencerdaskan masyarakat hingga ke wilayah pesisir. Upaya ini mewujud melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah bersama Tim Penggerak PKK setempat pada Rabu.

Langkah konkret ini menjadi wujud Sinergi Literasi Anambas guna memastikan warga mendapat kemudahan mengakses bahan bacaan berkualitas. Agenda penting tersebut berlangsung lancar di Kantor Dispusipda serta menghadirkan jajaran pimpinan kedua instansi.

Kolaborasi Literasi Kepulauan Tembus Pelosok Desa

Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas Ny. Sinta Aneng menyatakan program ini mendukung langsung sasaran pokok pendidikan keluarga. Selanjutnya kemampuan membaca membuka peluang besar bagi peningkatan taraf hidup masyarakat pedesaan.

Para ibu kini memiliki peran sentral sebagai agen pendidik pertama di dalam rumah tangga masing-masing. Kader desa melalui kelompok Dasa Wisma siap bergerak aktif menyosialisasikan pemanfaatan fasilitas bacaan ini secara merata.

“Jika kita hobi membaca dan memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan, maka kita sebagai ibu dapat mendidik anak-anak lebih baik lagi, mengelola ekonomi keluarga secara cerdas, serta meningkatkan kualitas hidup secara mandiri,” sebut Ny. Sinta Aneng saat memberikan sambutan.

Menyambut dukungan positif tersebut Kepala Dispusipda Anambas Rusmanda A mengapresiasi keterlibatan aktif kelompok perempuan. Karakteristik geografis kepulauan memang menghadirkan tantangan tersendiri dalam hal distribusi sarana prasarana informasi publik. Keterlibatan lintas sektor menjadi kebutuhan mutlak agar program edukasi benar-benar menyentuh masyarakat tingkat paling bawah. Kemudian paradigma pengelolaan fasilitas publik juga harus mulai berubah menyesuaikan dinamika kebutuhan zaman.

“Perpustakaan saat ini bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, pusat informasi, dan ruang pemberdayaan masyarakat,” jelas Rusmanda menutup sesi acara.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar kesepakatan tertulis ini segera berwujud aksi nyata di lapangan. Tujuannya generasi muda berkarakter kuat dapat lahir dari lingkungan keluarga pembelajar.

 

Berita Terkait