Menjaga Pesona Wisata Tarempa: Lurah Ridho Ajak Warga Bersinergi Rawat Batu Tompak 3

Editor: Latif Sabrian

TAREMPA, JALURNEWS – Sebagai salah satu ikon wisata yang ramai dikunjungi masyarakat di Kelurahan Tarempa, kondisi fasilitas di area Batu Tompak 3, ujung Jembatan SP I, kini membutuhkan sentuhan peremajaan. Tingginya intensitas kunjungan dan faktor alam membuat beberapa bagian infrastruktur seperti kayu jembatan, lampu penerangan, hingga cat yang sudah mulai termakan usia.

Selain faktor usia bangunan, tantangan lain yang tak kalah penting adalah menjaga kebersihan. Berdasarkan pantauan Jalurnews di lokasi pada Jumat (8/5/2026), masih ditemukan sisa-sisa aktivitas pengunjung seperti bungkus makanan ringan dan botol minuman yang tidak dibuang pada tempatnya.

Menyikapi hal ini, Lurah Tarempa, M. Ridho Rahmatullah, S.STP, menyambut baik masukan dari berbagai pihak, termasuk temuan di lapangan. Ia menekankan bahwa merawat ikon wisata daerah membutuhkan semangat kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen.
“Batu Tompak 3 ini adalah salah satu wisata yang banyak dikunjungi masyarakat kita. Tentu kami berterima kasih atas masukan terkait kondisi fasilitas saat ini. Mengingat aset wisata ini berada di bawah wewenang Dinas Pariwisata, kami dari pihak kelurahan akan segera proaktif berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mendiskusikan langkah pemeliharaannya ke depan,” ujar Ridho saat ditemui di ruang kerjanya.


Kondisi fasilitas di Batu Tompak 3, Tarempa, yang mengalami kerusakan pada bangku dan lantai kayu serta dipenuhi sampah pengunjung pada Jumat (8/5/2026).

Upayakan Kesadaran Pengunjung dan Patroli Rutin

Ridho menjelaskan, meski pemeliharaan infrastruktur utama merupakan ranah Dinas Pariwisata, Kelurahan Tarempa tidak tinggal diam. Pihaknya secara konsisten telah mengupayakan kebersihan lingkungan melalui program gotong royong rutin “Jumat Berlian” yang melibatkan perangkat kelurahan, RT, RW, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa.

Namun, ia menggarisbawahi bahwa upaya pemerintah harus diimbangi dengan kedisiplinan pengunjung. Semangat gotong royong kayuh serentak langkah sepijak harus diterapkan, di mana pemerintah menyiapkan dan merawat fasilitas, sementara warga turut serta menjaga kebersihannya.

“Untuk mengantisipasi masalah sampah dari pengunjung yang nongkrong, kami berencana berkolaborasi dengan Satpol PP untuk melakukan monitoring di area tersebut. Kami juga akan memasang spanduk imbauan agar masyarakat tahu bahwa kebersihan wajib dijaga dan tidak boleh membuang sampah sembarangan,” tambah Ridho.

Lurah yang dikenal aktif turun ke masyarakat ini juga menyampaikan pesan khusus bagi para pengunjung Batu Tompak 3. Ia berharap masyarakat memiliki rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas daerah.

“Tempat wisata itu didesain dengan view dan keindahannya tersendiri. Kalau kotor, tentu tidak terlihat indah lagi. Pesan saya, pastikan menjaga kebersihan saat berkunjung. Selain itu, mengingat ada beberapa fasilitas yang sedang butuh perbaikan, saya juga mengimbau warga untuk selalu mengutamakan kewaspadaan dan keselamatan,” pungkasnya.

Langkah koordinasi yang akan ditempuh Kelurahan Tarempa bersama Dinas Pariwisata dan pengetatan pengawasan kebersihan ini diharapkan mampu mengembalikan pesona Batu Tompak 3 sebagai destinasi favorit kebanggaan warga Tarempa. ( Ls )

Berita Terkait