Pemerintah Kota Metro Melakukan Operasi Yustisi Dalam Rangka PPKM Diperketat
JALURNEWS.COM, Kota Metro – Wali Kota Metro didampingi Sekda Metro, Kapolres Metro, Dandim 0411/KM,…
Danrem 033/WP Didampingi Bupati Resmi Letakkan Batu Pertama Makodim Lingga
JALURNEWS.COM, Lingga – Komandan Korem 033/Wirapratama Brigjen TNI Yudi Yulistyanto resmi melakukan peletakan batu…
Berdalih Perkara Telah Putus di PTUN dan MA, Kuasa Hukum Winner: Gugatan...
JALURNEWS.COM, Batam – Perkara PT Millenium Investment, PT Winner Nusantara Jaya melawan PT Sentral…
Inginkan PSR Berjalan Baik, Politisi PKB Masuk Kampung Bersama BOS di Siak
JALURNEWS.COM, Siak – Guna mencapai target peremajaan sawit rakyat (PSR) di Kampung Sialang Sakti,…
Hadapi Lonjakan Covid-19, Pemerintah Siapkan RS Lapangan di Wisma Haji Pondok Gede
JALURNEWS.COM, Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan Rumah Sakit Lapangan (RS Lapangan) di Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, untuk menghadapi lonjakan kasus Covid-19 dan mempercepat penanganan wabah tersebut.
“Di sini kita ada lonjakan penyebaran kasus Covid-19, sehingga PPKM Darurat sudah kita lakukan mulai kemarin sampai nanti 20 Juli 2021. Untuk itu, kita gerak cepat memenuhi kebutuhan produk farmasi dan alkes kita, seperti kesiapan RS Lapangan dan pasokan oksigen,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali itu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin 5/7/2021
Sebanyak delapan gedung di RS Lapangan di Wisma Haji Pondok Gede akan difungsikan untuk perawatan intensif, gejala sedang, dan asrama perawat. Pemanfaatan dari ruangan nantinya memperhatikan zoning risiko, sirkulasi udara, akses dan jalur lalu-lintas petugas, pasien, logistik, dan barang bersih atau kotor.
Kapolda Sulsel Tinjau Langsung Kegiatan Vaksinasi di Bantaeng
JALURNEWS.COM, BANTAENG – Disela kunjungannya meresmikan pelayanan terpadu Polres Bantaeng, Kapolda Sulsel Irjen Pol…
Pemerintah Prancis akan Musnahkan 1.000 Cerpelai Pembawa Virus Corona
JALURNEWS.COM , Jakarta Cerpelai yang terinfeksi virus corona ditemukan di sebuah peternakan di kawasan Eure-et-Loire, Prancis barat dan 1.000 cerpelai di lokasi itu bakal dimusnahkan, demikian Kementerian Pertanian Prancis pada Minggu (22/11/2020).
Kasus serupa juga dilaporkan di tempat lain di Eropa, terutama di Swedia, Yunani dan Belanda.
Di Denmark, virus telah bermutasi menjadi jenis yang berbeda, yang dikhawatirkan para pakar dapat membuat vaksin kurang efektif jika virus tersebut ditularkan kembali ke manusia. Sekitar 17 juta cerpelai rencananya akan dimusnahkan.
Kodim 0303/Bengkalis Serahkan Kunci Rumah Kepada Safrizal Warga Desa Pangkalan Batang
JALURNEWS.COM, BENGKALIS — Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Endik Yunia H yang diwakili oleh Kasdim…
Pairin: Salah Satu Upaya Memutus Mata Rantai dengan Vaksin Covid-19
JALURNEWS.COM, Kota Metro – Pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kota Metro, dilakukan hari ini, Senin (25/01/2021) yang berlangsung di RSU Jend. Ahmad Yani Kota Metro.
Kepala Dinas Kesehatan Drg. Erla Andrianti mengatakan bahwa penyuntikan awal dalam pencanangan vaksinasi di Metro ini diberikan kepada tenaga kesehatan terpilih, pada hari berikutnya akan dilakukan penyuntikan serentak di lokasi yang sudah kita siapkan dan sudah terlatih untuk melayani vaksinasi.
Peringatan Hari Air Sedunia, Menghargai Air Dalam Setiap Aspek Kehidupan
JALURNEWS.COM, Tanjungpinang – Hari Air Sedunia (World Water Day) yang diperingati setiap tanggal 22…
Kapolda Kepri Ingatkan Nelayan Anambas Jangan Sampai Dimanfaatkan Jaringan Narkoba Laut
JALUR NEWS, Anambas – Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin S.I.K., M.H mengingatkan nelayan…
Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Pimpin Apel Gabungan Bulan Februari Tahun 2024
JALURNEWS.COM, ASAHAN – Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan Drs. John Hardi Nasution, M.Si memimpin apel…
Lanal Batam Laksanakan Doa Bersama Peringatan Tahun Baru Islam 1443 H
JALURNEWS.COM, BATAM – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Batam menggelar doa bersama dalam rangka…
3.517 Wartawan Lolos Seleksi Fellowship Perubahan Perilaku
JALURNEWS.COM, Jakarta – Sedikitnya 3.517 wartawan dari seluruh Indonesia lolos seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan…
Kasus Rapid Antigen Bekas, Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika
JALURNEWS.COM, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD) sebagai tindak lanjut atas kasus alat tes cepat atau rapid test antigen bekas yang terjadi di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.
Erick menegaskan bahwa apa yang terjadi di Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius. Setelah melakukan penilaian secara terukur dan berlandaskan semangat good corporate governance, langkah tegas mesti diambil.
“Setelah melakukan pengkajian secara komprehensif, langkah (pemberhentian) ini mesti diambil. Selanjutnya, hal yang menyangkut hukum merupakan ranah dari aparat yang berwenang,” kata Erick dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu 16/05/2021.

