JALUR NEWS, Anambas – Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2023 hingga 2028 resmi memulai masa baktinya. Prosesi pelantikan jajaran pengurus baru ini berlangsung khidmat di Aula M Zein Lantai III Kantor Bupati Anambas pada Jumat 24 April 2026. Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi besar bagi tenaga kesehatan di wilayah perbatasan.
Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Kepulauan Riau Hj. Suci Irawati hadir langsung untuk memimpin pengukuhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Musyawarah Cabang merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten yang bertujuan untuk regenerasi dan evaluasi program kerja. Kepengurusan baru yang dipimpin oleh Ifa Fatimah diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih profesional dan progresif.
Dalam arahannya, Suci Irawati menekankan bahwa IBI memiliki tanggung jawab besar dalam menyukseskan program kesehatan nasional di daerah. Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi target utama yang harus dicapai melalui kerja keras pengurus. Selain itu, perlindungan terhadap hak kesehatan reproduksi masyarakat harus tetap menjadi prioritas pelayanan di setiap lini.
Suci Irawati juga memberikan apresiasi tinggi dengan menyebut setiap bidan adalah pahlawan bagi keluarga, pasien, dan masyarakat luas. Predikat tersebut harus dijaga dengan cara terus meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku. Profesionalisme dan pemberdayaan kemampuan anggota harus menjadi ruh dalam setiap gerak langkah organisasi ke depan.


Persiapan Menuju Transformasi Pendidikan Bidan
Transformasi standar pendidikan menjadi isu krusial yang diangkat dalam pertemuan tingkat daerah tersebut. Suci Irawati mengingatkan adanya regulasi nasional yang akan berlaku secara efektif mulai tahun 2026 mendatang. Aturan tersebut menetapkan bahwa lulusan jenjang Diploma 3 tidak lagi diperbolehkan membuka praktik mandiri bidan secara luas.
Hanya bidan dengan kualifikasi pendidikan Sarjana Kebidanan dan Profesi yang diharapkan dapat menjalankan praktik mandiri sesuai tuntutan zaman. Oleh karena itu, pengurus baru diminta untuk proaktif mendorong anggotanya melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Langkah ini sangat penting agar pelayanan kesehatan di pelosok Anambas tetap berjalan optimal tanpa kendala administratif.
Ketua PD IBI Kepri ini secara khusus menitipkan pesan kepada pemangku jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia memohon agar pihak pemerintah dapat memfasilitasi peningkatan jenjang pendidikan bagi para bidan yang bertugas di lapangan. Sinergi yang kuat antara organisasi profesi dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mencetak tenaga medis yang mumpuni.
Sebagai penutup sambutannya, Suci Irawati memberikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus harian dan ketua ranting yang baru saja dilantik. Ia berpesan agar seluruh bidan selalu mengedepankan etika profesi dalam setiap tindakan medis yang dilakukan. Sebagai garda terdepan layanan kesehatan, integritas dan dedikasi bidan merupakan fondasi utama bagi keselamatan warga di Kabupaten Kepulauan Anambas.



