ANAMBAS, JALUR NEWS – Tensi tinggi langsung mewarnai laga pembuka Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Meksiko dan Afrika Selatan pada Jumat (12/6/2026) dini hari. Kemenangan telak 2-0 untuk Meksiko ini disaksikan langsung oleh warga melalui fasilitas nonton bareng (nobar) resmi yang digelar di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Siantan.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Meksiko tampil mendominasi dengan 60,5 persen penguasaan bola. Gol pembuka dicetak dengan cepat oleh Julián Quiñones pada menit ke-9, sebelum akhirnya Raúl Jiménez menggandakan keunggulan lewat sundulan tajam dari jarak dekat pada menit ke-67.
Namun, laga perdana ini juga menjadi panggung drama yang berujung pada keluarnya tiga kartu merah dari saku wasit. Afrika Selatan harus bermain dengan sembilan orang setelah Yaya Sithole diusir keluar lapangan pada awal babak kedua (49′), disusul Themba Zwane yang diganjar kartu merah akibat insiden perkelahian pada menit ke-84. Di penghujung laga, pemain Meksiko, César Montes, turut menerima kartu merah menyusul pelanggaran keras yang dilakukannya.
Fasilitas Nobar Resmi nan Cair di Mapolsek Siantan
Di luar panasnya pertandingan di layar kaca, suasana kontras justru terlihat di halaman Mapolsek Siantan. Suasana nobar berlangsung tertib, cair, dan penuh keakraban tanpa ada sekat antara aparat kepolisian dan warga sipil.
Polsek Siantan memberikan pelayanan maksimal karena menjadi satu-satunya lokasi di Kabupaten Kepulauan Anambas yang mengantongi izin penyelenggaraan resmi dari TVRI selaku pemegang hak siar.
Untuk memastikan kenyamanan masyarakat, Kapolsek Siantan, Iptu Dodi Setiawan, turun langsung menyiapkan fasilitas. Penonton dimanjakan dengan tempat duduk berupa kursi, visual pertandingan yang tajam dari proyektor (infocus), serta sistem audio yang jernih. Bahkan, pihak kepolisian turut menyediakan makanan ringan (snack) secara cuma-cuma.
“Inisiatif ini murni sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Mengingat Polsek Siantan adalah satu-satunya lokasi yang memiliki izin resmi dari TVRI di Anambas, kami ingin memastikan warga bisa menikmati euforia Piala Dunia dengan nyaman, legal, dan tentunya gratis,” ujar Kapolsek Siantan, Iptu Dodi Setiawan, saat ditemui Jalur News di sela-sela pertandingan.


Ajang Pererat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Lebih lanjut, Kapolsek menekankan bahwa momen nobar ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar hiburan.
“Ini adalah ruang yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan warga. Sambil menonton bola, kita bisa saling bertukar sapa dan berkoordinasi untuk sama-sama menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Siantan agar tetap kondusif selama sebulan ke depan,” tambahnya.
Pantauan di lokasi, jumlah penonton pada laga pembuka ini memang belum membeludak. Kondisi ini dinilai cukup rasional mengingat jam tayang (kick-off) yang berlangsung pada pukul 02.00 WIB di tengah cuaca malam yang dingin. Selain itu, warga harus kembali menjalani rutinitas bekerja dan bersekolah pada pagi harinya, di samping faktor kedua tim yang berlaga belum memicu basis penggemar lokal secara masif.
Kendati demikian, inisiatif Polsek Siantan ini menjadi angin segar bagi warga. Di tengah keharusan berlangganan platform berbayar untuk menikmati tayangan sepak bola internasional, Polsek Siantan sukses menghadirkan akses hiburan gratis dan legal yang sekaligus menjadi medium efektif untuk merawat keamanan lingkungan. ( LS )



