KKN UGM dan TP PKK Jemaja Timur Perkuat Sinergi Pemberdayaan Masyarakat Lewat Program Edukasi dan Teknologi

Editor: Latif Sabrian

Anambas – KKN UGM Jemaja Timur memulai rangkaian pengabdian masyarakat dengan membangun sinergi bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Jemaja Timur. Pertemuan sekaligus sosialisasi program kerja berlangsung di kediaman Sekretaris I TP PKK Kecamatan Jemaja Timur di Desa Genting Pulur, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan pelaksanaan program yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Juli 2026 di sejumlah desa dan sekolah di Kecamatan Jemaja Timur.

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Jemaja Timur, Wakil Ketua, Sekretaris I, serta Sekretaris II TP PKK Kecamatan. Melalui forum ini, mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada memaparkan berbagai agenda yang akan melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, Puskesmas Jemaja Timur, serta masyarakat di berbagai lapisan.

Koordinator mahasiswa KKN UGM di Desa Bukit Padi, Bagas Wira, menjelaskan bahwa program yang disiapkan tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga kelompok PKK, petani, dan masyarakat umum. Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis pengetahuan dan teknologi.

KKN UGM Jemaja Timur Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat

Program yang dipaparkan mencakup pengembangan hidroponik, penanaman tanaman obat keluarga (TOGA), edukasi pemanfaatan internet secara produktif, literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), edukasi energi listrik terbarukan, pembelajaran dasar kelistrikan bagi siswa sekolah dasar, hingga penyuluhan pencegahan HIV/AIDS bagi pelajar SMP bekerja sama dengan Puskesmas Jemaja Timur.

“Kami ingin program-program yang kami bawa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya untuk anak-anak sekolah, tetapi juga bagi ibu-ibu PKK, petani, dan masyarakat secara umum,” ujar Bagas.

Selain memperkenalkan teknologi, mahasiswa KKN juga menilai pemanfaatan internet di kalangan masyarakat sudah cukup tinggi. Meski demikian, masih diperlukan edukasi agar penggunaan internet berlangsung secara aman, produktif, dan mampu membuka peluang ekonomi digital bagi keluarga.

Mahasiswa KKN juga menyiapkan pembekalan bagi petani mengenai dasar ekonomi pertanian. Materi tersebut membahas konsep permintaan dan penawaran agar petani memiliki pertimbangan yang lebih baik dalam menentukan pola tanam sesuai kondisi pasar.

“Banyak petani yang masih menanam hanya mengikuti kebiasaan tanpa memahami kondisi pasar. Kami ingin memberikan pemahaman bahwa ketika pasokan melimpah, harga bisa turun. Dengan memahami konsep supply and demand, diharapkan petani dapat mengambil keputusan yang lebih tepat,” jelasnya.

Sinergi dengan Pemerintah Daerah dan TP PKK

Bagi kalangan pelajar, KKN UGM Jemaja Timur juga menghadirkan edukasi mengenai penggunaan internet secara positif serta pemanfaatan AI secara bertanggung jawab. Tim dari rumpun sains dan teknologi akan mengenalkan energi listrik terbarukan sekaligus memberikan pembelajaran dasar kelistrikan kepada siswa sekolah dasar. Di bidang kesehatan, mahasiswa akan berkolaborasi dengan Puskesmas Jemaja Timur dalam penyuluhan HIV/AIDS bagi pelajar tingkat SMP.

Bagas mengaku terkesan atas sambutan pemerintah daerah sejak tim KKN tiba di Kecamatan Jemaja Timur. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bukit Padi, khususnya Kepala Desa Lukman Hakim, yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan mahasiswa.

“Sejak kami datang, pemerintah kecamatan maupun desa sangat terbuka menerima kami. Pak Kades Bukit Padi sangat mendukung kegiatan kami, bahkan membantu menyediakan kendaraan operasional seperti mobil pikap dan meminjamkan sepeda motor ketika kami membutuhkan. Jika ada keperluan lain, beliau juga selalu siap membantu,” ungkapnya.

Bagas berharap kehadiran mahasiswa KKN UGM mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas sumber daya manusia. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat Jemaja Timur atas dukungan yang diberikan selama pelaksanaan KKN.

“Kami berharap kehadiran kami dapat menambah wawasan masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas SDM. Kami ingin berbagi ilmu sekaligus mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar semakin siap menghadapi perkembangan zaman,” tuturnya.

Seluruh program hasil pembahasan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Juli 2026 di sejumlah desa dan sekolah di Kecamatan Jemaja Timur dengan melibatkan TP PKK Kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas Jemaja Timur, serta berbagai pihak terkait. ( Ls )

Berita Terkait