JALURNEWS, Anambas – Kabupaten Kepulauan Anambas kembali memperingati hari jadinya pada 24 Juni 2026. Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi lintas sektor untuk mengevaluasi sekaligus memantapkan arah pembangunan daerah. Di jajaran legislatif, komitmen untuk terus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir ditekankan dengan kuat, salah satunya oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas dari Fraksi Partai Gerindra, Linda.
Menyambut momen peringatan ini, Linda menyampaikan ucapan selamat sekaligus menaruh harapan besar bagi kemajuan kabupaten maritim tersebut. Sebagai wakil rakyat yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC Partai Gerindra Kepulauan Anambas, ia menegaskan bahwa hari jadi tidak boleh hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial belaka.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Kepulauan Anambas. Usia yang bertambah ini harus menjadi loncatan pengabdian bagi kita semua. Harapan saya, ke depannya Anambas semakin mandiri secara ekonomi, dan pembangunan benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga di wilayah pulau yang selama ini menanti akses infrastruktur memadai,” ujar Linda pada Rabu 24 Juni 2026.
Lebih lanjut, Linda menyoroti pentingnya memperkokoh sinergi antara pihak eksekutif (Pemerintah Daerah) dan legislatif (DPRD). Menurutnya, harmonisasi kedua lembaga sangat krusial agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dapat dikelola dan dieksekusi tepat sasaran demi merealisasikan janji-janji pembangunan.


Kilas Balik Capaian dan Sorotan Aksesibilitas Pariwisata
Melihat rekam jejak satu tahun ke belakang, kiprah DPRD Anambas mencatat sejumlah pencapaian strategis. Dalam fungsi budgeting, Linda turut mengawal ketat penyusunan APBD 2026, di mana dewan menyetujui kenaikan belanja modal hingga 46 persen. Alokasi ini didorong untuk memecah isolasi daerah melalui perbaikan jalan, perluasan jaringan telekomunikasi, dan pembenahan irigasi.
Selain pemerataan infrastruktur dasar, politikus Gerindra ini juga memberikan penekanan khusus pada sektor pariwisata yang menjadi urat nadi perekonomian kepulauan. Secara lugas, Linda mengingatkan kembali komitmen Kepala Daerah terkait konektivitas wilayah yang saat ini sangat dinantikan oleh masyarakat dan para pelaku usaha.
“Untuk mendorong pariwisata yang berdaya saing, kita butuh kepastian dan kelancaran aksesibilitas. Harapan kami di dewan, janji politik saudara Bupati dan Wakil Bupati mengenai ketersediaan transportasi feri dan jadwal penerbangan setiap hari ke Anambas kiranya dapat segera menjadi realitas. Ini adalah kunci mutlak agar roda ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata kita benar-benar hidup,” tegas Linda.



